Mesin terapi gelombang kejut ultrasonik portabel canggih - SW10
Efek ultrasound terapeutik melalui peningkatan aliran darah lokal dapat membantu mengurangi pembengkakan lokal dan peradangan kronis, dan, menurut beberapa penelitian, dapat mempercepat penyembuhan patah tulang. Intensitas atau kepadatan daya ultrasound dapat disesuaikan tergantung pada efek yang diinginkan. Kepadatan daya yang lebih tinggi (diukur dalam watt/cm2) dapat melunakkan atau memecah jaringan parut.



★ Cedera jaringan lunak.
★ Ketegangan dan keseleo kronis.
★ Miositis – peradangan pada jaringan otot.
★ Bursitis – peradangan pada bantalan cairan yang mengelilingi persendian.
★ Tendinitis – peradangan pada jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang.
★ Peradangan Selubung Tendon.
★ Osteoartritis.
★ Fasitis plantar.
Dilengkapi dengan 2 pegangan, kedua pegangan dapat digunakan secara bersamaan atau bergantian.
perlakuan
Saat Anda menjalani terapi ultrasound, terapis Anda akan memilih area permukaan kecil untuk dikerjakan selama lima hingga 10 menit. Gel dioleskan ke kepala transduser atau ke kulit Anda, yang membantu gelombang suara menembus kulit secara merata.
Waktu perawatan
Alat tersebut bergetar, mengirimkan gelombang melalui kulit dan masuk ke dalam tubuh. Gelombang ini menyebabkan jaringan di bawahnya bergetar, yang dapat memberikan berbagai manfaat yang akan kita bahas di bawah ini. Secara umum, sesi terapi ultrasound tidak akan berlangsung lebih dari 5 menit.
Periode perawatan
Namun, menjalani fisioterapi 2 kali seminggu saja tidak cukup waktu untuk melihat perubahan yang sebenarnya. Penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan setidaknya 3-5 hari latihan kekuatan yang konsisten dan terarah selama minimal 2-3 minggu untuk melihat perubahan pada otot Anda.
1. Langsung pada luka terbuka atau infeksi aktif
2. Pada lesi metastasis
3. Pada pasien dengan gangguan sensasi
4. Langsung pada implan logam
5. Di dekat alat pacu jantung atau perangkat lain yang menghasilkan medan magnet
6. Mata dan area sekitarnya, miokardium, sumsum tulang belakang,
gonad, ginjal, dan hati.
7. Gangguan darah, masalah pembekuan darah, atau penggunaan antikoagulan.
8. Polip di area perawatan.
9. Trombosis.
10. Penyakit tumor.
11. Polineuropati.
12. Terapi menggunakan kortikosteroid.
13. Tidak dapat diterapkan pada area yang berdekatan dengan berkas saraf besar, pembuluh darah, sumsum tulang belakang, dan kepala.
14. Selama kehamilan (kecuali dalam kasus sonografi diagnostik)
15. Selain itu, ultrasound tidak boleh diaplikasikan pada: ~ Mata ~ Gonad ~ Epifisis aktif pada anak-anak.
Selalu gunakan intensitas terendah yang menghasilkan respons terapeutik.
Ujung aplikator harus terus bergerak selama perawatan.
Untuk hasil terbaik, berkas ultrasonik (kepala perawatan) harus tegak lurus terhadap area perawatan.
Semua parameter (intensitas, durasi, dan mode) perlu dipertimbangkan dengan cermat untuk mendapatkan efek terapeutik yang diinginkan.




















